Minggu, 08 Mei 2016

Kumpulan Pantun Teka Teki Terbaik

Berpantun merupakan ciri khas budaya ketimuran, terlebih lagi pantun melayu. Pada kesempatan kali ini Mamen akan berbagi dengan teman-teman semua beberapa Pantun Teka Tekidan jawabannya yang bisa dijadikan sebagai rujukan atau inspirasi bagi kamu peminat pantun, khususnya pantun melayu. Yah, pantun teka-teki memang tidak kaalah dengan pantun lainnya, justru sebenarnya pantun teka-teki ini lebih attraktif alias menarik dibandingkan dengan pantun laninnya yang sejenis

Untuk pantun ini sangat seirama, pantun teka-teki mungkin relatif sama dengan pantun bebalas. Karena ketukanya yang a-b, a-b yang memiliki akhir yang sama. Baiklah bagi teman-teman yang sedang mencari contoh-contoh Pantun Teka Teki, ini dia beberapa diantaranya yang mungkin adalah memang pantun yang sedang teman-teman cari saat ini:

Ada buah manggiss
Ada juga buahh anggur
Awalnya romanntis
Pas tekdungg malah kabur

Jangan takutt
Jangan khawatirr
Itu kentutt
Bukan petirr

Jalan-jalan ke koota arab
Jangan lupaa membelii kitab
Cewek sekarang tidakk bisa diharap
Bodi bohaii betis berkurap

Elokk berjalan kota tua
Kiri kanan berbatangg sepat
Elok berbini orangg tua
Perutt kenyang ajarann dapat

Buah nanas, buah bengkoangg
Buah Jambu, buah kedondongg
Ngerujakkk dooonggg.

Senangis letak ditimbangann
Pemulut kumbangg pagi-pagii
Menangis katakk di kubangann
Melihat belutt terbang tinggi.

Anak hinduu beli petola
Beli pangkurr dua-duaa
Mendengar kucing berbiolaa
Duduk termenungg tikus tua.

Jalan-jalan kee kota Sumedangg
Ada kambingg makan rumput.
Anak-anakk pada senangg
Melihat banci bergoyangg dangdut

Bunga mawarr tangkai berduri
laris maniss pedang cendoll
Aku tersenyumm malu sekali
Ingatt dulu sukaa mengompol

Anak cina menggalii cacing
mari diisi dalamm tempurung
Penjual sendirii tak kenal cacingg
Alamat dagangann habis diborong

Biduk buluhh bermuat tulang
Anak siamm pulang berbariss
Duduk mengeluhh panglima helang.
Melihat ayam bercengkangg keris

Buah jeringg dari Jawa
Naik sigai ke atass atap
Ikan keringg lagi ketawa
Dengarr tupai baca kitabb

Pohon manggiss di tepi rawa
Tempat datuk tidur beraduu
Sedang menangiss nenek tertawa
Melihat datukk bermain gundu

Anak daraa Datuk Tinggi
Buat gulaii ikan tilan
Datuk tua takk ada gigi
Bila makann kunyah telan

Jikalau lengangg dalam negeri
Marilah kita pergii ke kota
Hairan tercengang kucing berdiri
Melihat tikus naikk kereta

Punggur berdaunn diatas kota
Jarak sejengkall dua jari
Musangg rabun
Helangg pun buta
Baru ayamm suka hati.

Ketika perangg di negeri Jerman,
Ramai askarnyaa mati mengamuk,
Rangup gunungg dikunyah kuman,
Lautan kering dihirup nyamuk

Jual betikk dengan kandil,
Kandil buatann orang Inggeris,
Melihat buayaa menyandang bedil,
dan kerbau tegakk berbaris

Berderak-derakk sangkutan dacing,
Bagaikan putuss diimpit lumpang,
Bergerak-gerakk kumis kucing,
Melihat tikuss bawa senapang

Pokok pinangg patanya condong,
Dipukul ributt berhari-hari,
Kucing berenangg tikus berdayung,
Ikan di lautt berdiam diri

Tanam pinangg di atas kubur,
Tanam bayamm jauh ke tepi,
Walaupun musangg sedang tidur,
Mengira ayam dii dalam mimpi

Anak bakauu di rumpun salak,
Patah tarukknya ditimpa genta,
Riuh kerbauu tergelak-gelak,
Melihat berukk berkaca mata

Orang menganyamm sambil duduk,
Kalau sudahh bawa ke balai,
Melihat ayamm memakai tanduk,
Datang musangg meminta damai

Hilir lorongg mudik lorong,
Bertongkatt batang temberau,
Bukan saya berkataa bohong,
Katak memikull paha kerbau

Di kedai Yahyaa berjual surat,
Di kedai kamii berjual sisir,
Sang buaya mellompat ke darat,
Melihat kambingg terjun ke air

Jalan-jalann ke kota paris.,
Banyak rumahh berbaris-baris.,
Biar mati diujungg keris.,
Asal dapat dindaa yang manis….

Gagang golokk,,gagang cangkul..,
Gagang cangkull juga gagang celurit..,
Ga bisa nyolokk katanya tumpul..,
Biarpun tumpull tetep hasilnya buncit.?

Pohon ara dibuatt gubuk..,
Pasang pasak biarr tegak..,
Resiko asmara ddunia facebook.. ,
Cinta ditolak blokirr bertindak..

Beli kentangg dibuat rujak.. ,
Biar mantap ditambahh sambal..,
Tidur terlentangg tiada nyenyak..,
Tidur tengkurapp ada yang mengganjal..

Rintik rintikk turun hujan..,
Masuk kamarr sama teman..,
Gadis cantik jadii pujaan..,
Mau dilamar kokk hamil duluan...

Makan buburr diatas meja...,
Minumnya jus diatass rak...,
Hari libur tetapp bekerja..,
Dapat bonus ambillnya di irak...

Ke jakarta naikllah pesawat..,
Pesawat terbangg, landingnya susah..,
Kalau cinta sudahh melekat..,
Siang terbayangg, malam mimpi basah..

Kalau ada sumurr diladang..,
Bolehlah kita mmenggosok gigi..,
Kalau anda diwarungg padang..,
Bolehkah kita ditrraktir lagi..

Langit mendungg diatas lautan...
Lebat hujannya ttiada terbendung...
Gadis berkerudungg cantik menawan...
Kedip matanya ronttokan bulu hidung...

Hari minggu ssudahlah siang..
Setelah siangg menuju petang...
Ditunggu tungguu gak jua datang...
Sekali datangg kok nagih utang...

Petik kecapi ssuara bening..
Satu satu ddawai di harpa..
Cium dipipi ciumm di kening..
Setelah itu yangg dicium apa ? ?

Masak tongkoll didalam loyang...
Semur jengkoll bumbunya pala...
Geal geol pantatt bergoyang...
Sekali senggoll pening kepala..

Kota bintan banyakk perunggu..
Kota ciamiss membangun tugu..
Janji kencann dimalam minggu..
Tapi gerimiss sudah menunggu..

Kue ranginn rasanya manis..
Kue tar bukanllah lapis..
Malam dinginm hujan gerimis..
Sebentar bentarr kebelet pipis..

Stasiun tugu sstasiun kereta api..
Tempat jualann si tukang lapis..
Hari minggu ccuma nonton tipi..
Mau jalan dompett dah menipis..

Ini musim masihh penghujan...
Kata simbok jangann nakal..
yang muslim silahhkan Jumatan..
Bawa gembok amankann sendal..

Hujan gerimiss deraslah amat..
Ada kilat bertabbrakan..
Hari kamis malamm jumat..
Yang mau kumatt dipersilahkan..

Beli berliann dikota belawan..
Hujan gerimiss dikota mekah..
Cantik nan itu pperawan..
Wajahnya maniss senyum merekah..

Masak ayam mmasak tumis..
Iris tipiss sampai habis..
Selasa malamm hujan gerimis..
Dompet tipiss smakin kritis..

Demikianlah beberapa sebuah contoh Pantun Teka Teki yang dapat admin sampaikan kepada anda semua. Terimakasih atas ketersediaan waktu anda untuk membaca artikel ini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar